KONSEP DIVERSI TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKADI MASA DEPAN

Imam Subaweh Arifin, Pujiyono Pujiyono

Abstract

When looking at social reality today, the number of children as perpetrators of crime is still significant, especially children as perpetrators of narcotic crimes. This encourages a study to find out how the concept of diversion in the future as an alternative settlement of cases of children as narcotics offenders. The research method used is a normative approach, which is also complemented by a comparative juridical approach. The data used are secondary data consisting of primary legal material in the form of laws and regulations on narcotic crime and the juvenile justice system. It uses secondary licensed content in the way of literature related to narcotics misconduct by children. The results of the study concluded that "the concept of diversion towards children in the future must expel children from the criminal justice process, relating to the handling of children who abuse police narcotics as holders of discretionary authority should diversify through medical rehabilitation and social rehabilitation programs without having to be confronted with the judicial process criminal.

Keywords

Children; Criminal; Narcotics; Diversified

Full Text:

PDF

References

DAFTAR BACAAN

Buku:

A. R. Sujono, dan Bony Daniel, Komentar&Pembahasan Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Sinar Grafika, Jakarta, 2013

Arif Gosita, Masalah Perlindungan Anak, Akademika Presindo, Jakarta, 1989

Barda Nawal Arief, Kebijakan Legislatif dalam Penanggulangan Kejahatan dengan Pidana Penjara, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang, 1994

Jimly Asshiddiqie, Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia Studi tentang Bentuk-Bentuk Pidana DalamTradisi Fiqh dan Relevansinya Bagi Usaha Pembaharuan KUHP Nasional, Penerbit Angkasa, Bandung, 1996

Kenneht Folk, Early Intervention: Diversion and Youth Conferencing, A national review of current approach to diverting juvenile from the criminal justice system, Commonwealth of Australia Government Attorney-general's Departement Australia, Canberra, 2003

Kusno Adi, Diversi Sebagai Upaya Alternatif Penanggulangan Tindak Pidana Narkotika Oleh Anak, UMM Press, Malang, 2009, hal. 129. sebagaimana dikutip oleh Abintoro Prakoso, Pembaruan Sistem Peradilan Pidana Anak, Erlangga, Surabaya, 2013

Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, MengawalPerlindun-gan Anak Berhadapan Dengan Hukum,CetakanKesatu, Jakarta, LBH Jakarta, 2012

Paulus Hadisoeprapto, Juvenile Delinquency (Pemahaman dan penaggulangannya), Citra Aditya Bakti, Bandung, 1997

Peter Mahmud Marzuki, (2010). Penelitian Hukum, Cet. Ke 6, Jakarta: Kencana

Randall G. Shelden, Detention Diversion Advocacy: An Evaluation,Department of Justice, Washington DC U.S. 1997

Sudarto, Kapita Selekta Hukum Pidana, Alumni, Bandung, 1981

Sutedjo W., (2013).Hukum Pidana Anak. (Edisi Revisi) Bandung

Walker, Training The System The Control of Discretion in Criminal Justice 1950-1990, Oxford University Press, New York, 1993

Jurnal:

Ardhi Prasetyo, Diversi Tindak Pidana Narkotika Terhadap Anak (Studi Kasus Di Kabupaten Sambas), Jurnal Nestor Magister Hukum, Vol. 4, No. 4, Tahun 2017.

Ariani, Nevey Varida. "Implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak Dalam Upaya Melindungi Kepentingan Anak." Media Hukum 21.1 (2014):p. 5

Bambang Hartono, Penyelesaian Perkara Melalui Diversi Sebagai Upaya Perlindungan Anak Pelaku Tindak Pidana, Pranata Hukum, Volume 10 Nomor 1 Januari 2015.

Ciptono, Penerapan Tindak Pidana Narkotika Terhadap Anak di Indonesia, Adil Indonesia Jurnal, Vol. 1, No. 1, Tahun 2019.

Darmini Roza, Laurensius Arliman, Peran Pemerintah Daerah Di Dalam Melindungi Hak Anak Di Indonesia, Masalah-Masalah Hukum, Vol. 41, No. 1, Tahun 2018

Lidya Suryani Widayati, Ultimum Remediumdalam Bidang Lingkungan Hidup, Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, No. 1 Vol. 22, Tahun 2015

Mayasari, Dian Ery. “perlindungan Hak Anak Kategori Juvenile Delinquency.” Kanun: Jurnal Ilmu Hukum 20.3 (2018): p. 6-7.

Mita Dwijayanti, Penetapan Diversi Terhadap Anak Yang Terlibat Narkotika, Perspektif Hukum, Vol. 17, No. 2, 2017

Muh. Fauzan Aries, Slamet Sampurno, Muhammad Ashri, Hasbir Paserangi, Children and the Criminal Law: Legal Perspective as A Tool of Social Engineering, Hasanuddin Law Review, Vol. 5, No. 3, Tahun 2019.

Rr. Putri A. Priamsari, Mencari Hukum Yang Berkeadilan Bagi Anak Melalui Diversi, Perspektif Hukum, Vol.18 No. 2, 2018

Sambas, Nandang. (2010). Pembaruan Sistem Pemidanaan Anak di Indonesia. Graha Ilmu,. P. 28

Sri Rahayu, "Diversi Sebagai Alternatif Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Yang Dilakukan Anak Dalam Perspektif Sistem Peradilan Pidana Anak." Jurnal Ilmu Hukum Jambi, Vol. 6, No. 1 (2015):

Suhadi, Suhadi. "Urgensi Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak." Jurnal Hukum Khaira Ummah 12.4 (2017): 853-861. p. 857-858.

Undang-Undang:

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika

Refbacks

  • There are currently no refbacks.